6 Hal Pemicu Terjadinya Gagal Ginjal

Pemicu gagal ginjal
Pemicu gagal ginjal

6 hal pemicu penyakit gagal ginjal – Gagal ginjal merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan menurunnya fungsi ginjal secara bertahap dan progresif untuk menyaring darah dan membuang racun melalui urine. Hal ini diakibatkan oleh karena peningkatan racun dan cairan di dalam aliran darah yang harus dibuang oleh organ ginjal melalu urine. Gaya hidup tidak sehat merupakan salah satu pemicu rusaknya ginjal seperti jarang minum air, malas berolahraga, dan sering menahan buang air kecil.

Ketika gagal ginjal semakin kronis maka seseorang akan mengalami kondisi uremia dimana terjadi keracunan di dalam aliran darah oleh zat toksik (racun) yang berlebihan. Pada awalnya kondisi ini tidak akan menampakkan gejala apapun, bahkan pada beberapa kasus gagal ginjal yang telah menurun fungsinya sampai 25% tidak menimbulkan gejala.

Penderita gagal ginjal akan hidup dengan kelainan metabolisme tubuh seperti kehilangan kemampuan untuk membuang zat sampah dari dalam tubuh yang akan menumpuk dan menjadi racun di dalam tubuh seperti urea, kreatinin, dan zat racun lainnya. Sebagai akibatnya penderita akan mengalami sesak nafas, mual disertai muntah, tubuh membengkak, sampai kematian secara mendadak. Berikut ada 6 hal yang umum memicu terjadinya kerusakan ginjal:
1. Penyakit Kencing Manis / Diabetes
Diabetes merupakan pemicu gagal ginjal yang pertama. Pada penderita diabetes organ ginjal akan bekerja lebih berat daripada biasanya karena harus menyaring dan membuang kelebihan gula dalam darah melalui urine, padahal dalam kondisi normal urine tidak mengandung gula.

2. Hipertensi / Tekanan Darah Tinggi
Tingginya tekanan darah juga menjadi penyebab utama terjadinya gagal ginjal kronis. Pada umumnya penderita hipertensi memiliki darah yang kental sehingga menambah beban kerja pada pembuluh darah kecil (glomeruli) dalam nefron ginjal yang dapat merusak parut ginjal sehingga nefron akan kehilangan kemampuannya untuk menyaring darah.

3. Nefropati Analgesik
Menggunakan obat obatan seperti aspirin, asetaminofen, dan anti radang non steroid dalam waktu yang lama dapat merusak dan mencederai ginjal yang akhirnya menjadi gagal ginjal. Obat kimia banyak mengandung racun dan sampah yang tidak dibutuhkan oleh tubuh sehingga akan memberatkan fungsi ginjal dengan menambah sampah yang harus dikeluarkan oleh ginjal sebagai penyaring darah.

4. Penyakit Ginjal
Ginjal juga dapat terserang penyakit yang akan berakhir dengan kerusakan ginjal secara bertahap dan menjadi gagal ginjal kronis seperti kista ginjal, infeksi ginjal (pielonefritis), dan peradangan glomerulus (glomerulonefritis).

5. Stenosis Arteri Renalis
Terjadinya penyumbatan pada arteri renalis yang mengarah ke ginjal dapat menyebabkan gagal ginjal. Pada orang dewasa lanjut usia penyumbatan ini sangat sering terjadi sebagai akibat dari pengerasan tumpukan lemak pada dinding arteri (aterosklerosis).

Baca juga artikel penting seputar obat tradisional gagal ginjal yang ampuh

6. Toksin
Radikal bebas dan zat sampah yang berlebihan masuk ke dalam tubuh akan merusak fungsi dari ginjal karena harus menanggung beban berat dalam menyaring dan membuangnya dari dalam tubuh. Zat racun yang berasal dari bahan bakar dan bahan pelarut seperti karbontetrakloris dan timbal akan menyebabkan kerusakan ginjal secara cepat.

Terpapar dalam jangka waktu lama terhadap bahan bakar serta bahan pelarut seperti karbontetrakloris dan timbal dapat menyebabkan gagal ginjal kronis. Bisa dibilang, gagal ginjal kronis mengenai hampir semua sistem tubuh. Retensi cairan dapat menimbulkan gagal jantung kongestif dan pembengkakan jaringan tubuh (edema). Ketika ginjal rusak, eritroprotein yang merangsang sumsum tulang belakang untuk menghasilkan sel darah merah tidak berjalan lancar, sehingga menyebabkan anemia. Masalah lain yang timbul adalah munculnya tukak lambung, perubahan warna kulit dan tulang rapuh hingga mudah patah. Bahkan, bisa mengenai susunan saraf pusat, sehingga penderita gagal ginjal kronis sulit berkonsentrasi atau mengingat.

Itulah 6 hal yang dapat memicu terjadinya penyakit gagal ginjal. semoga bermanfaat.

Source : www.kidneyfund.org

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *